Ambilah Cuti, Atau Anda akan Meninggal !



Kita tidak diciptakan untuk terus menerus bekerja nonstop, tubuh kita juga mempunyai hak untuk istirahat. Pemerintah pun sudah menuangkan dalam Undang-Undang (UU) No. 13 tahun 2003 Pasal 79 ayat (2) yang mengatur tentang cuti pekerjaan. Jadi tidak ada alasan lagi untuk memaksa tubuh anda terus menerus bekerja. Ingat, robotpun juga perlu istirahat.

Dampak negatif cuti pekerjaan

Anda merupakan workaholic? Gila pekerjaan? Memang tidak salah, tapi sebaiknya baca dulu dampak fatal jika anda tidak mengambil cuti.

Yuk kita bahas dampak negatif jika tidak mengambil cuti seperti dituturkan oleh Psikolog klinis dewasa Wulan Ayu Ramadhani, M. Psi.

Sangat Sulit untuk Konsentrasi
Dampak negatif dari terus menerus bekerja adalah penurunan konsentrasi bekerja. Produktifitaspun menurun.

Berkurangnya Daya Tangkap
Dengan mengambil cuti, fikiran kita akan kembali fresh sehingga daya tangkap akan baik. Tapi jika kita terus-terusan bekerja alias tidak mengambil cuti, secara psikologis akan mengakibatkan daya tangkap menurun.

Mengakibatkan Stress
Mungkin ini efek negatif yang sering dijumpai pada pekerja yang tidak mengambil cuti, yaitu terjadinya stress dan akan sulit untuk fokus dalam pekerjaan.

Mengakibatkan Kematian
Orang yang senang bekerja dan tidak memikirkan kesehatan tubuhnya, yang akhirnya bisa jatuh sakit. Kemudian Meninggal. Oleh karena itu ambilah cuti atau anda mengalami kematian.

Menjadi sangat Sensitif
Selalu bekerja tanpa istirahat (baca: cuti) dapat mengakibatkan orang tersebut cepat marah dan sangat sensitif dalam menanggapi omongan sesama pekerja.

Bagaiaman? Ngeri bukan? Dampak yang bisa ditimbulkan jika kita tidak mengambil cuti. Ambilah cuti secara bijak karena meskipun cuti perlukan, tapi bukan berarti bisa seenaknya mengambil jatah cuti.

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Ambilah Cuti, Atau Anda akan Meninggal !"

Posting Komentar