Buaya Tangkapan Bernama "Malang" Akan Dilepaskan



Pemerintah kota Mlang, Cotabato Utara, Filipina, tidak berniat memelihara "Malang," buaya air tawar sepanjang 2,8 meter sebagai daya tarik wisatawan.

Walikota Mlang, Joselito Pinol mengatakan hari Kamis lalu bahwa buaya bernama “Malang” itu ditangkap oleh nelayan di Barangay Dungguan pada 12 April, dan akan dikirim kembali ke alam liar segera setelah kesehatannya membaik.

Penemuan Buaya di Filipina

“Setelah kondisinya membaik, buaya itu akan dilepaskan kembali ke tanah rawa," kata Pinol dalam sebuah wawancara radio.

Buaya ini diyakini sebagai buaya terbesar dari jenisnya yang pernah ditangkap. Namun kondisinya telah lemah sejak ditangkap nelayan dan diikat ke pohon dekat rawa selama beberapa hari.

Setelah bernegosiasi dengan para nelayan, yang sebelumnya meminta uang 40.000 Philippine Peso atas penangkapan “Malang”, reptil besar itu diserahkan pada pemerintah untuk menjalani perawatan kesehatan.

Pinol mengatakan, kondisi buaya ini sangat stress dan lemah. Jajaran Pinol dibantu departemen lingkungan dan sumber daya alam berencana melakukan beberapa tes pada buaya ini.

Lebih jauh, Pinol juga mengatakan pihaknya tidak berencana menjadikan “Malang” sebagai pendulang uang sebagaimana “Lolong,” buaya terbesar dunia sepanjang 6,09 meter yang ditangkap tahun lalu oleh warga Filipina, namun akhirnya ia mati.

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Buaya Tangkapan Bernama "Malang" Akan Dilepaskan"

Posting Komentar