Gelisah Memikirkan Seseorang di Masa Lalu



Q: Saya baru sebulan menyusul suami ke kota X karena dia dipercaya membuka kantor perwakilan yang baru di sana. Celakanya, di kota kecil itu tinggal orang yang dulu mengisi hidup saya begitu lama. Kalau boleh jujur, sangat sulit melupakan orang itu pak. Setahu saya dia juga masih sendiri saja. Apa yang harus saya lakukan? Mengabari dia tentang kepindahan kami ke sana? Atau diam saja? Saya gelisah memikirkan ini, dan tak tahu musti bersikap bagaimana kalau kami ketemu tiba-tiba.

Masa Lalu Biarlah Masa Lalu

A: Kenapa dibikin pusing? Semua kan tergantung niat sampeyan mau bagaimana? Kalau sudah tahu status sampeyan adalah istri orang, tak ada yang perlu dirisaukan. Sulit melupakan orang dari masa silam itu 100% normal. Masalah baru timbul kalau ada niat untuk kembali mencicipi manisnya nostalgia. Selama sampeyan puas dengan perkawinan sekarang, abaikan dia.

Jangankan mengabari dia tentang kepindahan kalian ke sana, mengontak dia saja sudah salah sampeyan. Diamlah dan jangan cari perkara. Selama sampeyan merasa bahagia menyandang status nyonya, abaikan dia dan urusan hidupnya. Sedekat apapun hubungan kalian dulu, dia adalah masa lalu. Tidak perlu diungkit, tidak perlu direkonstruksi, tidak perlu dikenang-kenang lagi. (Arif Subiyanto)

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Gelisah Memikirkan Seseorang di Masa Lalu"

Posting Komentar