Jangan Silau dengan Kesuksesan Orang



iri dengan kesuksesan

Jangan kelewat silau kalau melihat kesuksesan atau ambisi orang. Makin hebat pencapaian dia, makin banyak juga yang harus direlakan dan dikorbankan olehnya. Makin selangit dia punya ambisi, makin besar pula kegagalan yang dia tanggung untuk urusan lainnya.

Orang-orang itu banyak kehilangan, dan apa yang tak mereka dapatkan mungkin justru hal-hal yang acap kita remehkan: waktu yang hilang untuk anak istri, tidur yang lelap di malam hari, lenyapnya rasa tenteram di hati, teman dan kerabat yang berubah jadi seteru dan kian menjauhi, dan masih banyak lagi.

Dari sekian juta manusia di bumi memang harus ada yang tampil jadi pahlawan. Di antara sekian ribu pendosa, musti hadir sosok panutan. Untuk menjalankan institusi atau pemerintahan dibutuhkan figur pimpinan -someone has to do the job, some people have to seize the power and subjugate others. Punya cita-cita bukan dosa, jadi pesohor tak ada salahnya, tapi you musti yakin bahwa ini jalan hidup untuk kalian dan siap mental memikul sebukit beban.

Kalau tidak yakin, hiduplah jadi warga biasa yang benar-benar bahagia tanpa harus mendengki kepada mereka yang berkuasa. Sebab anda tak pernah mengira, di saat anda silau memandang hidupnya yang penuh kemewahan, mereka justru merindukan nikmatnya kebebasan. (Arif Subiyanto)

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Jangan Silau dengan Kesuksesan Orang"

Posting Komentar