Mengapa Jokowi Memilih Jusuf Kalla?



Jokowi menunjuk mantan wakil presiden RI, Jusuf Kalla, sebagai cawapres untuk mendampinginya maju dalam Pemilu Presiden 2014. Jusuf Kalla (JK) bukanlah orang baru dalam dunia perpolitikan Indonesia. Ia adalah orang yang sangat berpengalaman dan mempunyai visi dan misi jelas.

JK

Pria kelahiran 15 Mei 1942 ini adalah lulusan Fakultas Ekonomi, Universitas Hasanuddin. Semasa kuliah, JK juga aktif dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Setelah itu, pria murah senyum ini meneruskan pendidikannya di European Institute of Business Administration Fountainebleu, Prancis pada tahun 1977.

Jokowi menganggap JK sebagai sosok yang bisa diandalkan untuk menangani masalah perekonomian dan keamanan di Indonesia. Bagi masyarakat timur seperti Papua, sosok JK dianggap sebagai “bapak” sebab ia adalah figur yang berperan penting dalam menciptakan kedamaian di sana. JK juga pernah menjadi juru damai bagi GAM dan Indonesia. Demikian juga dengan konflik Poso antara umat Islam dan Kristen yang ditungganggi oknum-oknum tertentu. JK adalah pendamai dan negosiator yang baik.

Kini, kita tunggu saja bagaimana kiprah JKW-JK pada Pilpres mendatang. Pasangan ini didukung oleh empat partai, yakni PDI-P, Hanura, PKB, dan Nasdem. Jika terpilih, semoga Jusuf Kalla bisa menjadi wapres yang bisa melapisi kelemahan Jokowi.

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Mengapa Jokowi Memilih Jusuf Kalla?"

Posting Komentar