Mengapa Starbucks Tidak Pernah Menaklukkan Australia



Pemilik perusahaan convenient store 7-Eleven di Australia telah mengambil kendali dari operasi lokal pembuat kopi dunia Starbucks. The Withers Group, yang dijalankan oleh salah satu keluarga terkaya di Australia, berencana untuk mencoba peruntungannya di bisnis kopi ini, yang telah gagal mendapatkan tempat di pasar kopi Australia yang sedang berkembang.

Toko Starbucks di Australia

Starbucks berjuang untuk bersaing dengan kultur kopi yang kuat yang sudah ada di Australia, terlebih konsumen di sana mengkritik kualitas produk Starbucks yang buruk dibandingkan dengan kafe independen.

“Tujuan kami adalah untuk membuat Starbucks menjadi perusahaan kopi paling sukses di Australia,” kata kepala eksekutif Withers Grup, Warren Wilmot, dalam sebuah pernyataan.

“Tujuan kami adalah untuk memanfaatkan keterampilan kelompok perusahaan Withers yang luas dengan membawa merek internasional ke Australia, dan mengdaptasinya sesuai dengan pasar lokal.” The Withers Group memiliki jaringan toko 7-Eleven di Australia, yang telah berkembang hingga memiliki 600 toko di seluruh negeri.

Mendapatkan pertumbuhan yang sama dari aset Starbucks akan menjadi tantangan besar sejak perusahaan AS ini berjuang membuka toko pertamanya di Sydney pada tahun 2000.

Setelah bertahun-tahun merugi, perusahaan ini menutup sekitar 60 toko dan memecat 685 stafnya, hingga saat ini hanya tersisa 24 toko di sepanjang pantai timur.

The Withers Grup mengindikasikan bahwa toko Starbucks kini akan dioperasikan oleh kelompok, ketimbang franchise, dan toko-toko kopi itu akan tetap independen dari toko 7-Eleven.

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Mengapa Starbucks Tidak Pernah Menaklukkan Australia"

Posting Komentar