Mengetahui Apakah Si Dia Benar-Benar Jodoh Anda



Q: Pak, saya sudah menjalin hubungan dengan seorang perempuan selama 2,5 tahun. Kami punya banyak kecocokan, keasamaan sikap dan pandangan, tapi banyak juga perbedaan yang kerap menjadi ganjalan. Wanita itu serius meminta saya menikahinya tahun depan, tapi belum saya iyakan. Dalam hati saya masih galau pak: apa benar dia jodoh saya? Dengan adanya sejumlah perbedaan itu apa saya bisa bahagia hidup dengannya. Mohon solusi nyeleneh dari bapak.

Mencari Istri

A: Setahu saya sampeyan cukup soleh, mestinya you sadar dan pasrah bahwa yang tahu perihal rejeki, jodoh dan maut kita hanyalah Tuhan. Sampai kapan pun orang tak akan tahu apakah pasangan hidup dia itu benar-benar jodohnya. Kalaupun dia merasa benar-benar sreg dan ridho kepada teman hidupnya, itu karena dia dan pasangannya mau bekerjasama saling mengisi hati dan jiwa.

Tak penting benar apakah dia jodoh sampeyan atau bukan. Pertanyaan itu mubazir dan hanya bikin ruwet pikiran. Tak elok juga bertanya apakah sampeyan dengan dia bakal bahagia atau sengsara, sebab bahagia itu bisa dibangun secara sepihak atau bersama. Kebahagiaan tidak bisa datang sendiri, dia harus diupayakan. Mestinya anda justru bertanya: sanggupkah saya membuat dia bahagia?

Andai saja sampeyan tahu bahwa dia 100% jodoh sampeyan, terus mau apa? Memangnya jodoh sampeyan dijamin bisa bikin hidup bahagia di dunia? Belum tentu. Tuhan punya bermacam agenda dalam menguji manusia. Jodoh yang Dia berikan kepada mahlukNya belum tentu bikin hati nyaman sepanjang masa. Mungkin saja jodoh itu dihadirkan untuk menguji kesabaran, ketabahan dan keimanannya. Saya kenal seorang mubalig yang sangat kondang. Tutur kata, perilaku dan sepakterjang beliau sungguh pantas jadi panutan. Tapi kehidupan domestiknya sungguh jauh api dari panggang. Istrinya durhaka, suka hasut, dan masih gila urusan dunia. Gagalkah dia mendidik istrinya? Boleh jadi begitu. Mungkin juga si istri itu faktor pembawa apes sang mubalig. Tapi tiap kali sahabat-sahabatnya menanyakan perihal istrinya, dengan sabar dia berkata bahwa istri tercintanya itu dianugerahkan Tuhan untuk menguji kesabarannya. Dia memandang istrinya itu sebagai ladang amalnya.

Kalau sampeyan belum paham jawaban dan ilustrasi saya, baiklah saya bikin ringkas saja: jodoh manusia di dunia ini macam-macam, bisa bikin senang, bisa bikin kesal, bisa bawa rejeki, bisa bawa apes. Tergantung cara sampeyan menyikapi dia sebagai ujian hidup di dunia ini. Jadi, jangan lagi buang-buang waktu menanyakan ihwal yang tidak ada faedahnya. Nikmati hidup ini dengan rasa syukur. Masalah datang dan pergi, orang bisa sial dan bisa juga mujur. Cobalah cari dan ciptakan kebahagiaan diri tanpa mengharap orang lain memberikannya. Life is a matter of choice. You can choose to be happy or otherwise. (Arif Subiyanto)


Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Mengetahui Apakah Si Dia Benar-Benar Jodoh Anda"

Posting Komentar