Menghadapi Suami Mantan Pacar yang Tak Simpatik



Q: Pak, minggu lalu di MOG saya ketemu mantan pacar saya yang baru 3 bulan menikah. Dia antusias ngenalin saya ke suaminya... tapi lelaki itu tidak simpatik blasss sikapnya. Dia cemberut seperti tidak betah berlama-lama jagongan dengan saya.

A: Lha sikap sampeyan bagaimana?

Ketemu Mantan Pacar

Q: Tadinya saya ya mencoba ramah, tapi karena lelaki itu menyebalkan akhirnya saya diam saja sampai bekas pacar saya berpamitan mengajak suaminya pergi. Saya harus bagaimana pak? Saya berusaha menjaga perasaan bekas pacar... saya tidak ingin dia kecewa, meskipun dia sudah istri orang saya tetep mau bersikap baik.

A: (1) Sikap sampeyan terhadap suami dia sudah benar dan tepat. Sama lelaki kayak gitu jangan mau buang2 waktu dan merendah. Kalau dia ketus, balas ketus. Kalau dia bersikap ramah, balas ramah juga. Sampeyan tidak punya utang apa-apa kepadanya. Sikapnya yang curiga pada sampeyan menunjukkan dia belum dewasa. Mestinya dia menghormati masa lalu istrinya. Siapapun mantan pacar dia, berhak dihormati, sebab kebersamaan kalian dahulu pasti ikut membentuk kepribadian perempuan itu. Jadi tidak usah memaksa diri bermanis muka kepada suami pacar lama. Dia bukan siapa-siapa, sampeyan juga bukan siapa-siapa baginya.

(2) Sikap sampeyan terhadap perempuan itu yang perlu saya koreksi. Sampeyan tidak punya kewajiban apa-apa lagi kepadanya. Nggak perlu juga menjaga perasaannya. Dia sudah punya suami, lelaki itulah yang mestinya jadi hero bagi dirinya. Tak perlu takut dia kecewa. Tidak usah memikirkan pendapat atau penilaian wanita itu terhadap anda. Sebagian besar penderitaan manusia disebabkan oleh kesukaannya menyiksa diri dengan rasa sungkan, takut dianggap begini begitu. Mau dianggap baik silakan, mau dianggap jelek terserah. Hidup sekali mbok yang enak saja... (Arif Subiyanto)


Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Menghadapi Suami Mantan Pacar yang Tak Simpatik"

Posting Komentar