Qatar Menyuap FIFA untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia 2022?



Australia bisa jadi telah ditipu dalam persaingan menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022, setelah bukti baru yang memberatkan mengungkapkan bahwa  Qatar diduga menyuap pejabat FIFA untuk mendapatkan dukungan bagi mereka.

Penyuapan Qatar

Menurut sebuah laporan di Sunday Times, Qatar menggunakan dana sebesar 5,4 juta dolar untuk mengamankan dukungan 24 anggota kunci dari komite yang berkuasa. Tawaran Australia untuk Piala Dunia 2022 berakhir dengan “penghinaan” setelah mereka hanya menerima satu suara.

Laporan ini menyatakan bahwa bukti yang ditemukan dalam email menunjukkan bagaimana Mohamed Bin Hammam, mantan presiden Konfederasi Sepak Bola Asia, menyuap anggota komite dengan perjalanan mewah dan pembayaran uang dalam jumlah besar.

Dalam satu kesempatan Bin Hammam diyakini telah menerbangkan 25 delegasi Afrika ke Kuala Lumpur untuk melakukan lobi. Pada beberapa titik selama pertemuan, diperkirakan dia telah menyerahkan 215.000 dolar AS dalam bentuk uang tunai.

The Sunday Times juga menyatakan bahwa mantan kepala sepakbola Karibia Jack Warner dibayar $ 485.000 sebelum tawaran untuk Piala Dunia 2010 dilakukan.

Bin Hammam dihukum FIFA seumur hidup pada tahun 2011 setelah terungkap menyuap pejabat karena mencoba mengamankan dukungan sebagai presiden FIFA.

Qatar diberi jatah Piala Dunia 2022 pada hari yang sama saat Rusia mendapat jatah untuk menyelenggarakan Piala Dunia 2018. Penawaran tuan rumah untuk Australia, yang digawangi oleh Elle Macpherson dan Gubernur Jenderal Quentin Bryce, sudah berakhir setelah kalah dalam pemungutan suara putaran pertama pada tahun 2010. Jepang, Korea Selatan, dan Amerika Serikat tersingkir di putaran berikutnya.

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Qatar Menyuap FIFA untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia 2022?"

Posting Komentar