Sisi Gelap Dunia Hiburan Para Artis Kita



Menyaksikan manusia-manusia bertitel artis dan pesohor yang meliuk-liuk berjoget, bercanda, mekangkang mengibas-ngibaskan rambut, bergaya kebanci-bancian di layar televisi bikin hati saya miris dan iba. Kalian tidak merasakannya?

Foto Yuk Keep Smile

Buka mata lebih seksama dan lihat tingkah polah mereka di layar kaca. Lihat senyumnya, lihat sorot mata mereka di balik make-up tebal dan seloroh murahan mereka. Benarkah mereka bahagia dan menikmati acara itu dengan intensitas semangat yang sama hebatnya dengan para peserta dan pengunjung yang memadati studio? Perhatikan lebih teliti gaya lagak lagu dan bahasa tubuh mereka, terutama kalau sedang tidak disorot kamera.

Mereka kecapekan, kelelahan, jenuh, terjerat dan dibelenggu oleh ketenaran. Perhatikan sikap mereka tiap kali penonton mengajak bersalaman, tuluskah keramahan mereka? Mereka seperti lilin yang mulai redup, letih dirubungi ratusan laron yang merindukan sinar cerah yang mereka pancarkan, sementara si pemilik cahaya seperti tak sanggup lagi bertahan, namun atas nama profesionalisme dan komitmen, sikapnya ditegar-tegarkan, senyumnya dimanis-maniskan...

Orang-orang yang tiap hari tampil manggung bergoyang dan clometan itu, masihkah mereka merasakan bangga dengan apa yang dulu mereka sebut prestasi dan pencapaian? Dalam hiruk pikuk industri hiburan begitu masihkah mereka merasa jadi raja dan ratu yang mendaulat jagad tontonan, atau mulai sadar dirinya cuma seorang sahaya dan budak belian yang waktu dan kebebasannya tergadai demi dunia khayal yang gemerlapan?

Masihkah mereka mengenal Tuhan? Bisakah mereka beribadah kalau hidup dikejar uang? Sanggupkah mereka mengatasi buasnya intrik, fitnah, dan persaingan? Kalau sudah begitu apa artinya punya uang, deposito, mobil mewah dan wisma megah kalau untuk tidur nyenyak saja mereka berkejaran dengan jadual shooting dan manggung yang tidak kenal kasihan?

Kalian dan saya, betapa besar nikmat yang kita rasakan... penghasilan pas-pasan, di jalan kita tak dikenal orang, tapi kalau mau melihat nestapa yang menjerat awak dunia hiburan seperti itu, oalah... nikmat Tuhan mana lagi yang kamu ragukan? (Arif Subiyanto)

Postingan terkait:

2 Tanggapan untuk "Sisi Gelap Dunia Hiburan Para Artis Kita"

Posting Komentar