Kuatnya Budaya Adat di Kampung Naga



Kampung Naga adalah sebuah desa tradisional dengan total luas sekitar 4 ha. Kampung Naga terletak di jalan yang menghubungkan Tasikmalaya - Bandung melalui Garut, kira-kira di 30 kilometer ke barat menuju kota Tasikmalaya.

Kampung tradisionak kampung Naga
Semua betuk bangunan di Kampung Naga mempunyai bentuk yang sama (foto: wikipedia.org)

Kampung Naga dihuni oleh sekelompok orang yang sangat kuat dalam memegang adat istiadat peninggalan nenek moyang mereka. Ini yang menjadi pembeda jika dibandingkan dengan masyarakat lain di luar Kampung Naga. Jarak dari Tasikmalaya ke Kampung Naga adalah sekitar 30 kilometer.

Bentuk bangunan di Kampung Naga mempunyai ciri khas yang sama baik itu rumah, masjid, maupun Patemon (balai pertemuan). Atapnya terbuat dari daun rumbia, daun kelapa, atau sebagai penutup adalah "injuk bumbungan". Dinding rumah dan bangunan lainnya, terbuat dari anyaman bambu (bilik). Sementara itu pintu bangunan terbuat dari serat rotan dan semua bangunan menghadap utara atau selatan. Selain tumpukan batu yang tersusun rapi dengan tata letak dan bahan-bahan alami, ada juga ciri khas arsitektur dan ornamen Desa Naga. Obyek wisata ini merupakan salah satu atraksi budaya di Tasikmalaya.

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Kuatnya Budaya Adat di Kampung Naga"

Posting Komentar