Pemilu 2014 Membuka Watak Asli Seorang Teman



Hajatan pemilihan umum presiden 2014 telah selesai dengan menjadikan Joko Widodo dan Jusuf Kalla sebagai presiden terpilih 2014-2019, tapi aura persaingan masih saja nempel pada masing-masing simpatisan.

Teman jadi renggang karena pilpres
Gara-gara pilpres banyak pertemanan menjadi putus (image: ri32.wordpress.com)

Banyak pertemanan menjadi renggang (kalau tidak mau dikatakan pecah) karena masing-masing menjagokan capres dengan membabi-buta, mata hatinya dibutakan oleh sosok figur yang dijagokannya.

Sedang sosok figur sang teman yang telah bertahun-tahun bersama dalam suka dan duka seketika menjadi "musuh" yang sangat dibenci hanya karena dia berbeda pendapat dengan Anda.

Pilpres 2014 Membuka Watak Seorang Teman
Ada hikmah dibalik panasnya proses pilpres 2014 ini, kita jadi tahu watak seorang teman dekat kita. Apakah dia orang yang dewasa dalam berpolitik, mau menghargai perbedaan dan tetap mengedepankan pertemanan atau dia orang yang kekanak-kanakan dalam berpolitik, dibutakan dengan sosok figur, selalu menganggap kalau hanya pilihannya yang benar, dan selalu menyakiti hati temannya sendiri dengan selalu menjelek-jelekan pilihan temannya.

Disini Anda bisa melihat karakter sebenarnya dari teman Anda tadi, jika Anda kecewa terhadap dia, silahkan sortir pertemanan Anda mulai sekarang. Tapi jika Anda mau berkorban, teruslah anggap dia menjadi teman Anda meskipun itu menyakitkan.

Teman yang Gampang Menyebar Fitnah
Pilpres 2014 diwarnai dengan black campaign (kampanye hitam) yang tidak terhitung. Disini Anda bisa mengamati mana teman Anda yang juga suka menyebar fitnah dan berita yang tidak jelas sumbernya dan mana teman Anda yang tidak langsung percaya terhadap hasutan/fitnah dari kubu lawan.

Dari sini kita bisa mengetahui pribadi atau watak dari teman Anda, apakah tukang penyebar fitnah ataukah orang yang bijak. Sungguh fitnah itu sangat kejam, apakah Anda akan terus berteman dengan tukang fitnah? Silahkan seleksi sendiri.

Teman yang benar-benar baik
Pilpres ini juga membuka kedok watak setiap teman kita. Menjadi sortir alam tentang mana teman yang benar-benar baik dan mana teman yang sangat menyebalkan. Teman yang baik akan selalu menghormati perbedaan pilihan, dan selalu mengutamakan pertemanan.

Penulis sendiri sudah menyeleksi mana teman sejati dan mana teman yang menyebalkan. Bagaimana dengan teman Anda?

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Pemilu 2014 Membuka Watak Asli Seorang Teman"

Posting Komentar