Perbedaan Orang Introverts dan Extraverts



Banyak orang bingung dengan istilah Introverts dan Extraverts, mungkin dengan kata-kata ini bisa menjelaskan perbedaannya:

Ciri-ciri Introverts
Menjadi seorang introvert tidak berarti bersembunyi di pojok, merenung, membenci orang, tidak tahu bagaimana berinteraksi, tidak demikian (image: apakabardunia.com)

"Orang dengan kepribadian ekstrovert sangat bersemangat dalam segala hal yang hiruk-pikuk. Sebaliknya introvert cenderung lebih suka menikmati secangkir teh di rumah"

Kalau dimasyarakat Indonesia, mungkin Introverts dan Extraverts bisa disamakan dengan kepribadian tertutup dan kepribadian terbuka.

Persepsi umum banyak yang mengartikan kalau bahwa orang yang tenang, orang pemalu itu introvert, sedangkan keras, dan ramai adalah extraverts. Tapi bukan melulu demikian. Ketenangan dan kenyaringan tidak ada hubungannya dengan masalah ini.

Introverts Jarang Bersosialisasi dangan Extraverts Mudah Bergaul?

Introvert memang tidak suka bersosialisai ini dikarenakan orang dengan kepribadian introverts mendapatkan energi dari dalam. Mendapatkan ketengan dari dalam. Sedangkan orang extraverts mendapatkan energi dari luar.

Orang extraverts mendapatkan energi (ketenangan) dari orang-orang, sosialisasi dan interaksi pada umumnya.
Sedang Introvert mendapatkan energi dari kesendirian, privasi dan memiliki waktu untuk diri mereka sendiri.

Menjadi seorang introvert tidak berarti bersembunyi di pojok, merenung, membenci orang, tidak tahu bagaimana berinteraksi, bukan begitu.
Tapi menjadi seorang introvert berarti bahwa energi Anda diperoleh dari dalam dan bukan dari sumber luar. (sumber: apakabardunia.com)

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Perbedaan Orang Introverts dan Extraverts"

Posting Komentar