Cabuli wanita yang tidur di pesawat, pria ini diringkus FBI!



Entah apa yang ada di benak Thami Drissi, 45 tahun. Pria asal Maroko ini duduk di sebelah wanita yang sedang tertidur. Ketika terbangun, sang wanita merasa ada tangan seseorang sedang ‘bergerilya’ di dalam bajunya di area dadanya dan mencoba untuk meletakkan tangannya yang lain di dalam bagian depan celana dalamnya. Itulah kabar yang dirilis Federal Air Marshal Lynn Lauzier.

foto kasus pencabulan di pesawat

Pria yang ditengarai sebagai seorang insinyur di perusahaan Cisco Systems itu hendak pergi ke sebuah konferensi di Las Vegas, namun apa daya karena ulahnya itu ia malah ditangkap Jumat kemarin di Bandara John F. Kennedy di kota New York. Seorang wanita menuduh bahwa Drissi telah mencabulinya saat dia tidur dalam penerbangan Royal Air Maroc dari Casablanca.

Wanita yang tak disebutkan namanya itu tampak sangat marah dan bahkan menangis. Ia lantas melaporkan dugaan pencabulan itu pada seorang pramugari, sambil menyatakan keluhannya. Tak tanggung-tanggung, Drissi langsung diamankan oleh FBI dari bandara. Ia beralasan kepada FBI bahwa ia hanya menyentuh wanita itu untuk memindahkan kepalanya saat ia tertidur di bahunya.

Drissi adalah seorang ayah dari dua anak dan memiliki penghasilan cukup besar, sekitar 170.000 dolar per tahun dari perusahaan jaringan komputer global, menurut catatan pengadilan. Dia mulai menangis dan menutupi wajahnya setelah Hakim Marilyn Go memerintahkan dia dipenjara sampai saudaranya, yang akan melakukan perjalanan ke AS pekan depan, bersedia memberikan jaminan.

Pengacara Drissi, Michael Weil, mengatakan keluhan wanita itu tampak klasik. Namun jika memang benar Drissi telah melakukan perbuatan tak senonoh pada wanita itu, maka sangat pantas bila aparat penegak hukum segera meringkus dan mengadilinya!

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Cabuli wanita yang tidur di pesawat, pria ini diringkus FBI!"

Posting Komentar