Hiii, Tikus Dijadikan Makanan di Kamboja



Para petani di wilayah pedesaan provinsi Kompong Cham, sekitar 60km dari ibukota Phnom Penh melakukan panen yang tidak lazim. Bukan panen padi atau jagung, tapi panen tikus untuk dijadikan bahan makanan.

Kuliner dari daging tikus
Panen tikus
(Photo: Van Roeun / BBC.co.uk)

Meski kebanyakan orang jijik ketika melihat tikus, tapi diwilayah ini tikus dianggap lezat.
Menurut mereka yang ditangkap adalah tikus sawah atau Rattus argentiventer, bukan tikus desa atau kota.
Tikus kota tidak termasuk hewan yang dimakan oleh mereka.

Panen besar tikus terjadi pada bulan Juni dan Juli ketika para tikus merasa kekurangan makanan akibat musim hujan. Tikus-tikus ini kemudian berpindah ke tempat yang lebih tinggi.


Kuliner dari Daging Tikus
Daging tikus sedang dibersihkan
(Photo: Van Roeun / BBC.co.uk)

Ditempat yang lebih tinggi inilah para petani memasang perangkap atau jebakan tikus.

Chhoeun Chhim, 37 tahun, seorang petani lokal mengatakan kalau dia telah memasang sebanyak 120 jebakan tikus dan jika beruntung dia bisa mendapatkan 25kg tikus hidup.

Menurut Chhoeun Chhim, daging tikus sawah tersebut mirip dengan daging babi.
Hii... mau coba?
(sumber: BBCIndonesia)

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Hiii, Tikus Dijadikan Makanan di Kamboja"

Posting Komentar