Mantan Sekretaris Pers Gedung Putih Jim Brady meninggal pada usia 73



James Brady sekretaris pers meninggal pada hari Senin pada usaia 73. Brady, yang menghabiskan sebagian besar sisa hidupnya di kursi roda, meninggal di sebuah panti jompo di pinggiran kota Alexandria, Virginia, di mana dia tinggal bersama istrinya.

Jim Brady
James Brady memberikan acungan jempol saat penandatanganan RUU Brady di Gedung Putih pada 30 November 1993. RUU yang membutuhkan pemeriksaan latar belakang pada pembeli pistol dinamai Mr Brady.
(photo: Dirck Halstead / Getty Images)

James Brady (Jim Brady) banyak dikenal orang karena terkena peluru ke kepalanya dalam upaya pembunuhan Presiden Ronald Reagan di Hotel Hilton Washington pada tanggal 30 Maret 1981.

Dari empat orang yang terkena tembakan dalam upaya pembunuhan yang dilakukan oleh John Hinckley Jr, adalah Jim Brady adalah yang paling terluka paling serius. Sebuah klip berita penembakan, sering diputar di televisi, menunjukkan Brady tergeletak di tanah sebagai agen Secret Service. Presiden Reagan sendiri ditembak di paru-paru, sementara seorang polisi dan seorang agen Secret Service menderita luka yang lebih ringan.

Brady tidak pernah kembali sehat secara penuh. Penembakan tersebut menyebabkan kerusakan otak, kelumpuhan parsial, gangguan memori jangka pendek, bicara cadel dan sering menimbulkan nyeri secara tiba-tiba.

Selamat jalan James Brady, semoga tenang di alam sana. (sumber: timesofindia.indiatimes.com)

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Mantan Sekretaris Pers Gedung Putih Jim Brady meninggal pada usia 73"

Posting Komentar