Sejarah dan Fakta Kepulauan Zanzibar, Tanzania



Zanzibar adalah sekumpulan pulau yang merupakan bagian dari Tanzania. Pulau-pulau ini terletak di Samudera Hindia, sekitar 25 mil (40 kilometer) di lepas pantai timur daratan Afrika.

Peta Tanzania
Peta Tanzania
(Image: MapQuest.com, Inc.)[/caption]

Terdapat dua pulau utama, yakni Zanzibar Island (dikenal secara lokal sebagai Unguja) dan Pemba Island. Ibukota dan kota terbesar dari kumpulan pulau ini adalah kota Zanzibar, di pantai barat Zanzibar Island. Wilayah Zanzibar memiliki presiden dan legislatif sendiri dan semua diurus sendiri.

Pulau-pulau ini memiliki iklim tropis dengan suhu rata-rata sekitar 80°F (27°C). Hujan lebat biasanya turun dari Maret sampai Mei, dan ada hujan ringan dari Oktober sampai Desember, dan sisanya sebagian besar musim kering.

Kebanyakan Zanzibaris (orang Zanzibar) memiliki keturunan Afrika. Sedang Arab dan India adalah kelompok minoritas terbesar. Banyak warga telah bercampur antar Afrika dan keturunan Arab. Bahas utama orang Zanzibar adalah Swahili (juga disebut Kiswahili). Hampir semua orang Zanzibar adalah Muslim.

Zanzibar telah lama menjadi pusat perdagangan utama. Pertanian dan perikanan menjadi penyokokng ekononi warga setempat. Kepulauan ini sering disebut "Kepulauan rempah-rempah" karena mereka salah satu produsen cengkeh terbesar di dunia.

Orang-orang Zanzibar juga menaman pisang, singkong, kelapa, jeruk, mangga, nanas, pisang, beras, dan buah-buahan serta sayuran lainnya. Sejak tahun 1990-an, pariwisata disini mulai menjadi komoditi ekonomi yang signifikan.

Zanzibar merupakan bagian dari jalur kuno yang menghubungkan pedagang dari Afrika timur dan tengah dengan orang-orang dari Arab dan Laut Merah serta daerah Samudra Hindia. Jaringan ini ada sejak tahu 100 Masehi dan diperpanjang di sepanjang banyak pantai Afrika timur.

Pada 1800-an, Zanzibar menjadi pusat perdagangan budak dan gading dari Afrika timur. Para budak yang dijual terutama di Karibia, Brasil, pulau-pulau di Samudra Hindia, dan Arab.

Di tahun 1830-an, Sultan Oman memindahkan ibukotanya ke kota Zanzibar. Setelah itu, banyak orang dari Oman, Yaman, dan India berimigrasi ke pulau-pulau.

Britania Raya membuat pulau-pulau perlindungan Inggris di tahun 1890. Kemudian pada tahun 1963, Zanzibar merdeka dari Inggris. Pada tahun 1964, Zanzibar bergabung dengan Tanganyika, di daratan Afrika, yang kemudian menjadi bangsa Tanzania
(sumber: WorldBook)

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Sejarah dan Fakta Kepulauan Zanzibar, Tanzania"

Posting Komentar