Sejarah Singkat Zen Buddhisme



Zen adalah bentuk Buddhisme Asia Timur. Zen Buddhisme dipraktekkan terutama di Jepang dan sangat mempengaruhi budaya Jepang. Sejak pertengahan 1900-an, Zen telah memperoleh banyak pengikut di Amerika Serikat.

Agama Zen
 Zen
(Imgae: Wikipedia)

Tujuan dari Zen adalah pencapaian keadaan pencerahan spiritual yang disebut satori. Buddhis Zen percaya bahwa meditasi adalah kunci untuk mencapai satori.

Ada dua sekolah utama Zen, Rinzai dan Soto. Pengikut Rinzai merenungkan makna teka-teki membingungkan disebut koan sambil duduk bersila. Orang-orang yang berlatih Soto bermeditasi di posisi yang sama. Mereka juga membaca karya-karya suci Mahayana Buddhisme, bentuk lain agama Asia Timur.

Buddhis Zen percaya bahwa physical labor dapat menunjang pencapaian pencerahan. Mereka bekerja sama dengan guru yang disebut master, yang memandu mereka mencari satori.

Zen dikembangkan di Cina, di mana ia disebut Chan. Menurut legenda, seorang biarawan India bernama Bodhidharma pertama kali mengajarkan prinsip-prinsip di Cina pada tahun 500 M. Dua Pemuka Jepang, Eisai dan Dogen, diperkenalkan Chan ke Jepang. Eisai mendirikan sekolah Rinzai di tahun 1100-an, dan Dogen mendirikan sekolah Soto di tahun 1200-an. Zen dengan cepat menjadi kekuatan agama dan budaya utama di Jepang.
(sumber: WorldBook)

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Sejarah Singkat Zen Buddhisme"

Posting Komentar