Terlalu Sering Mendengarkan Suara Keras Bisa Merusak Otak



Masih sering mendengarkan MP3 dengan menggunakan headset? Mungkin ada baiknya ada kurangi aktivitas tersebut.

Penyebab Tuli
Patrick Kanold, Pakar ilmu saraf Universitas Maryland meneliti dampak suara keras pada otak dan telinga
(Photo courtesy Patrick Kanold via VOAIndonesia.com)

Sebuah studi yang dilakukan para ilmuwan dari University of Texas di Dallas mengungkapkan jika lama kita terpapar suara keras seperti dari sirene ambulan, pemadam kebakaran bahkan suara keras dari MP3 player akan membuat rusak sel-sel rambut di telinga yang menerima suara-suara itu.

Riset baru ini mengatakan bahwa kerusakan pendengaran juga bisa berdampak pada kemampuan otak untuk memproses suara menjadi ucapan dan percakapan.

Penelitian dilakukan dengan menggunakan tikus, Setelah itu ilmuwan memeriksa bagian-bagian otak tikus yang memproses suara, yang disebut auditory cortex.

Pada tikus yang pendengarannya rusak parah kurang dari 1/3 cortex yang menunjukkan reaksi ketika diberi rangsangan. Pada bagian-bagian yang menunjukkan reaksi, reaksinya lebih lambat.

Otak tikus yang mengalami kerusakan pendengaran ringan juga berubah, bereaksi lebih lamban dan memerlukan lebih banyak stimulasi dibandingkan tikus yang fungsi pendengarannya normal.

Sangat penting untuk diketahui, seperti disampaikan oleh para peneliti dalam jurnal Telinga dan Pendengaran, pendengaran merupakan proses yang kompleks. Mereka mengatakan bahwa mendengar suara hanyalah langkah awal dari proses syaraf yang begitu kompleks, yang digunakan otak untuk mengubah suara itu menjadi ucapan yang bisa dipahami.

Bagaimana dengan Anda? Masihkan suka mendengarkan musik keras-keras? Apalagi menggunakan earphone dengan waktu yang lama. (sumber: VOAIndonesia)

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Terlalu Sering Mendengarkan Suara Keras Bisa Merusak Otak"

Posting Komentar