Zeno dari Elea, Filsafat Yunani Kuno



Zeno dari Elea (490? -430 SM), adalah seorang filsuf Yunani yang tinggal di koloni Yunani Elea di Italia selatan. Dia membela doktrin gurunya, filsuf Parmenides, yang percaya bahwa apa yang ada adalah satu, tetap, dan tidak berubah.

Zeno Elea, Filsuf Yunani Kuno
Zeno Elea
(Photo: Wikipedia)

Zeno Elea berusaha untuk membuktikan bahwa gerak, perubahan, dan pluralitas (realitas terdiri dari banyak zat) adalah mustahil. Dia menggunakan metode debat yang disebut reductio ad absurdum.
Dengan metode ini, ia akan memperoleh kesimpulan mustahil dari pendapat lawan-lawannya.

Zeno diyakini telah merancang setidaknya 40 argumen, tetapi hanya 8 yang bertahan. Empat paradoksnya tentang argumen gerak adalah argumen yang paling terkenal yang masih bertahan. Dalam salah satu paradoks ini, Zeno berpendapat bahwa pelari tidak pernah dapat mencapai akhir. Dia menyatakan bahwa pelari pertama menyelesaikan setengah dari lomba, maka setengah dari jarak yang tersisa, dan seterusnya adalah tak terhingga tanpa pernah mencapai akhir. Argumen ini tampaknya sederhana. Zeno mengangkat isu-isu yang mendalam tentang waktu, ruang, dan tak terhingga. Isu-isu ini terus saja menjadi minta para filsuf dan ilmuwan.
(sumber: WorldBook)

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Zeno dari Elea, Filsafat Yunani Kuno"

Posting Komentar