Biografi Boris Nikolayevich Yeltsin, Presiden Rusia 1991-1999



Boris Nikolayevich Yeltsin (1931-2007), adalah presiden Rusia dari tahun 1991 sampai 1999, ia terpilih pada tahun 1991. Yeltsin memainkan peran utama dalam pecahnya Uni Soviet.

Fakta dan Sejarah Presiden Boris Nikolayevich Yeltsin
Boris Yeltsin pada tanggal 22 August 1991
(photo: wikipedia)

Boris Nikolayevich Yeltsin lahir pada 1 Februari 1931, di desa Butka, dekat Sverdlovsk (sekarang Yekaterinburg). Pada tahun 1955 ia lulus dari Institut Politeknik Ural (sekarang Universitas Federal Ural). Ia bergabung dengan Partai Komunis pada tahun 1961 dan menjadi ketua partai lokal di Sverdlovsk pada tahun 1976 Pada tahun 1985, ia menjadi kepala organisasi partai di Moskow dan sekretaris Komite Sentral partai.

Pada tahun 1986 ia menjadi kandidat (nonvoting) anggota putusan partai Politbiro. Namun partai mengeluarkan Yeltsin pada tahun 1987 dan 1988 setelah ia secara terbuka mengkritik pemimpin Soviet Mikhail Gorbachev. Yeltsin terpilih masuk ke parlemen Uni Soviet pada tahun 1989 dan parlemen dari Republik Rusia pada tahun 1990.

Pada tahun 1990, Yeltsin mengundurkan diri dari Partai Komunis. Pada bulan Juli 1991, ia menjadi presiden yang dipilih oleh rakyat pertama dalam sejarah Rusia.

Pada bulan Agustus 1991, sekelompok pejabat Komunis konservatif Soviet melancarkan kudeta terhadap Gorbachev. Yeltsin menjadi oposisi terhadap kudeta yang gagal setelah tiga hari. Peran Yeltsin dalam menentang kudeta membuatnya mendapatkan citra baik dan prestise di dalam negeri maupun di luar negeri.


Pada 8 Desember 1991, Yeltsin dan presiden Belarus serta Ukraina membentuk Commonwealth of Independent States (CIS). Mereka menyatakan bahwa Uni Soviet sudah tidak ada. Sebagian besar republik Soviet lainnya segera bergabung dengan CIS Pada tanggal 25 Desember, Gorbachev mengundurkan diri, dan Uni Soviet secara resmi dibubarkan.

Dari awal masa Yeltsin, ia mendukung reformasi ekonomi besar. Namun kebijakan itu membawa laju inflasi (kenaikan harga) dan resesi (penurunan kegiatan usaha), dan programnya menghadapi oposisi dari parlemen. Yeltsin menuduh parlemen menolak reformasi dan ia membubarkannya pada tahun 1993.

Kesulitan utama Yeltsin lainnya adalah konflik di Chechnya, wilayah di barat daya Rusia yang mulai menuntut kemerdekaan pada tahun 1991. Rusia menginvasi wilayah tersebut pada bulan Desember 1994 untuk menentang separatis. Gencatan senjata mengakhiri pertempuran pada tahun 1996, tak lama sebelum Yeltsin terpilih kembali. Pada tahun 1997, Yeltsin dan pemimpin Chechnya menandatangani perjanjian perdamaian. Namun, konflik terus berlanjut di wilayah tersebut sampai tahun 2000-an.

Situasi ekonomi di Rusia memburuk pada paruh kedua tahun 1990-an, dan Yeltsin berjuang untuk mempertahankan kontrol negara. Pada tahun 1998 krisis memburuk dan mata uang Rusia, rubel, ambruk. Pada tahun yang sama, Yeltsin memecat perdana menterinya, Viktor S. Chernomyrdin.

Pada 31 Desember 1999, Yeltsin mengundurkan diri sebagai presiden. Yeltsin meninggal pada tanggal 23 April 2007.
(sumber: WorldBook)

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Biografi Boris Nikolayevich Yeltsin, Presiden Rusia 1991-1999"

Posting Komentar