Dituntut 15 Tahun, Anas Urbaningrum Mencoba Tenang



Mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum tampaknya mencoba untuk tetap tenang ketika jaksa Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta untuk menjatuhkan vonis 15 tahun penjara dan membayar denda Rp 500 juta subsider pidana 5 bulan kurungan.

Anas Dituntut 15 Tahun Penjara
Anas tampak tenang dalam persidangan meskipun dituntut 15 tahun
(Photo: liputan6.com)

"Kami meminta hakim untuk menjatuhkan vonis hukuman penjara karena ada cukup bukti untuk membuktikan bahwa dia bersalah dalam kasus korupsi dan pencucian uang," kata jaksa Yudi Kristiana pengadilan pada hari Kamis.

Anas juga diminta oleh jaksa untuk mengganti Rp 94.100.000.000 dan US$ 5,2 juta kepada negara, Uang pengganti itu dengan ketentuan apabila Anas tidak membayar selama 1 bulan sesudah keputusan pengadilan mempunyai kekuatan hukum tetap, maka harta bendanya akan disita negara dan dapat dilelang untuk menutupi uang pengganti tersebut.

"Dalam hal tidak mempunyai harta benda yang mencukupi untuk bayar uang pengganti tersebut, maka dipidana dengan pidana penjara selama 4 tahun," ujar Jaksa.

Para jaksa mengatakan Anas menerima gratifikasi dalam serangkaian proyek, seperti proyek pembangunan sport center Hambalang dan lain-lain.

Anas, menurut jaksa, juga terbukti telah menerima gratifikasi dalam bentuk Toyota Harrier SUV dan Toyota Alphard Vellfire MPV, serta Rp 116 miliar dan U$ 5.200.000 dan Rp 30 miliar dan $5200.000.000 dari mantan Demokrat partai bendahara Muhammad Nazaruddin untuk perannya dalam membantu Permai Group untuk memperoleh proyek-proyek yang didanai negara.

Adapun tuduhan pencucian uang, Anas juga dituduh menghabiskan uang haram untuk membeli dua rumah mewah di Duren Sawit, Jakarta Timur dan dua bidang tanah yang terletak di Mantrijeron, Yogyakarta.

Anas juga telah membeli dua petak tanah lainnya di Yogyakarta dan ingin memulai bisnis pertambangan di Kalimantan.
(sumber: The Jakarta Post 11/9/2014)

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Dituntut 15 Tahun, Anas Urbaningrum Mencoba Tenang"

Posting Komentar