Fakta Penting Kota Yonkers, New York



Yonkers adalah bagian dari wilayah metropolitan New York City, merupakan pusat manufaktur penting. Yonkers terletak di Westchester County antara Sunga Bronx dan Hudson.

Perpustakaan Utama di Yonkers
Perpustakaan Utama di Yonkers

Yonkers mempunyai luas 47 kilometer persegi. Kota ini adalah rumah dari Sekolah Seminanry St. Joseph dan Sekolah Sarah Lawrence di dekat Bronxville. Museum di kota ini yang terkenal antara lain Philipse Manor Hall dan Hudson River Museum. Di wilayah ini terdapat banyak pabrik, seperti pabrik bahan kimia, sirup jagung dan molase, dan komponen elektronik untuk pesawat dan pesawat ruang angkasa. Suku Indian Manhattan pernah tinggal di daerah yang sekarang bernama Yonkers ini.

Pada tahun 1646 Adriaen Van der Donck, seorang bangsawan Belanda, menerima hibah tanah. Dia kemudian membangun penggergajian dekat persimpangan sungai Nepperhan dan Hudson, di mana ia bisa menggunakan tenaga air dari sungai Nepperhan ini. Van der Donck dikenal dengan sebutan De Jonkheer (pria muda). Dan Permukiman di sekitar pabrik ini dikenal sebagai tanah milik De Jonkheer, dan inilah asal mula nama Yonkers.

Pada 1693, seorang pedagang bernama Frederick Philipse memperoleh banyak kepemilikan tanah di daerah Yonkers. Dia menyewa tanah untuk digunakan untuk perpetanian, dan sejak tahun 1800-an, masyarakat disini mengandalkan pertanian.

Jalur kereta api dibuka pada tahun 1849, yang mendorong perkembangan industri baru di daerah tersebut. Elisa G. Otis membuka toko manufaktur Lift di Yonkers pada tahun 1853, dan bisnisnya berkembang menjadi industri terkemuka. Yonkers menjadi sebuah desa pada tahun 1855 dan sebuah kota di tahun 1872. Ekspansi industri terus berkembang pesat di Yonkers pada awal 1900-an. Pekerjaan manufaktur baru inilah yang kemudian menarik banyak imigran.
(sumber: WorldBook)

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Fakta Penting Kota Yonkers, New York"

Posting Komentar