ISIS Penggal David Cawthorne Haines, Menjadi Pembunuhan Sadis Ketiga



Islamic State of Iraq and the Levant (ISIL/ISIS) atau sekarang bernama Daulah Islamiyah kembali melakukan pembunuhan sadis untuk memperingatkan pemerintah Inggris karena telah bersekutu dengan Amerika Serikat dalam memerangi kelompok ini.

Foto Pemenggalan David Cawthorne Haines oleh ISIS
Gambar David Cawthorne Haines diambil dari capture video

Daulah Islamiyah baru saja merilis video pemenggalan David Cawthorne Haines berdurasi 2,5 menit. Video eksekusi yang diberi judul “Pesan Untuk Sekutu Amerika” itu muncul tak lama setelah keluarga Haines mengeluarkan permohonan kepada para penculik ayah dua anak itu untuk mengontak mereka.

Dengan mengenakan baju dan penutup kepala berwarna hitam, orang yang membunuh Haines menyalahkan Perdana Menteri Inggris David Cameron karena ikut bergabung dalam koalisi pasukan yang dipimpin Amerika melawan ISIS. Pembunuh itu mengingatkan bahwa keputusan tersebut akan menyeret rakyat Inggris “dalam perang berdarah dan tidak akan dapat dimenangkan”.

Perdana Menteri Cameron dalam pesan yang disampaikan melalui Twitter beberapa saat setelah video itu dirilis menyebut pembunuhan David Haines itu sebagai “tindakan yang benar-benar keji”.

Cameron menyampaikan belasungkawa kepada keluarga Haines, yang menurutnya “telah menunjukkan keberanian dan ketabahan luar biasa”. Cameron mengatakan pemerintahannya akan “melakukan apapun untuk melacak para pembunuh tersebut dan memastikan bahwa mereka akan diseret ke muka hukum, tak peduli berapa lama waktu yang dibutuhkan”.

Jika video pemenggalan ini terbukti keasliannya, maka Haines menjadi orang asing ketiga yang dibunuh dalam beberapa pekan ini. Sebelumnya ISIS juga telah membunuh wartawan Amerika James Foley dan Steven Sotloff.

ISIS mengatakan Foley dan Sotloff dibunuh sebagai pembalasan atas serangan udara Amerika terhadap wilayah-wilayah kekuasaan kelompok itu di Irak.
(sumber: VOAIndonesia)

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "ISIS Penggal David Cawthorne Haines, Menjadi Pembunuhan Sadis Ketiga"

Posting Komentar