Ternyata Rokok Elektrik Lebih Berbahaya daripada Rokok Tembakau



Seharusnya sudah waktunya kita membantah kalau ada yang meng-klaim rokok elektrik tidak berbahaya karena tidak mengandung unsur tembakau. Karena penelitian terbaru mengatakan kalau rokok elektrik ini bahkan jauh lebih berbahaya daripada rokok tembakau. Nah, lho.

Wah, Ternyata rokok elektrik lebih bahaya daripada rokok tembakau
Kata siapa rokok elektrik tidak berbahaya?
(Photo: thinkstock)

Rokok elektrik juga meng-klaim kalau bisa membantu menghentikan kecanduan terhadap rokok tembakau. Padahal rokok elektrik sudah terbukti dapat menyebabkan keracunan terlebih kepada anak-anak.

Lebih Cenderung Kecanduan Narkoba
Dalam riset yang dipublikasikan New England Journal Medicine menyatakan efek buruk rokok elektrik bukan hanya keracunan saja, tapi juga bisa menyerang otak, yakni membuat otak lebih mudah kecanduan obat terlarang. Jadi jelas bukan, efek negatifnya malah lebih berbahaya.

Kesimpulan ini berdasarkan riset yang dilakukan terhadap dua kelompok tikus. Kelompok pertama, tikus diberi uap yang sudah dicampur nikotin, ini sama dengan efek rokok elektrik, dan memberikan akses kokain pada tikus. Kelompok kedua, tikus tidak diberikan uang air tapi tetap diberikan akses kokain.

Hasil dari riset diatas diketahui tikus yang menyerap uang air lebih banyak kandungan kokain dalam otaknya ketimbang tikus yang tidak diberi uang. Penelitian ini meyakini bahwa efek candu pada rokok elektrik lebih besar sehingga risiko untuk menggunakan narkoba pun menjadi lebih besar.

Mengerikan bukan? Jadi jelas sudah rokok elektrik lebih berbahaya daripada rokok tembakau. Dan bukan berarti Anda akan menghentikan merokok elektrik dan beralih ke rokok tembakau. Kedua jenis ini sama-sama berbahaya, jadi lebih baik tidak merokok keduanya.
(sumber: Reuters, Kamis (4/9/2014))

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Ternyata Rokok Elektrik Lebih Berbahaya daripada Rokok Tembakau"

Posting Komentar