4 Mitos Kanker Payudara yang Tidak Terbukti



Kanker payudara merupakan salah satu penyebab kematian paling sering bagi perempuan. Namun, masih banyak mitos seputar penyakit ini. Seperti mitos Apakah saya memiliki resiko kanker payudara lebih tinggi karena mempunya ukuran payudara yang besar? Apakah benar bahwa menggunakan bra dapat memicu kanker? Semua mitos tersebut akan terbantahkan dalam artikel yang kami ambil dari laman kompas ini.

Mitos 1: Mamografi dapat menyebabkan kanker payudara menyebar
Mamografi menggunakan sinar-X berenergi rendah untuk memeriksa payudara manusia, yang penting untuk screening. Selama proses tersebut, ada kompresi payudara tetapi ini tidak akan menyebabkan kanker menyebar. Perempuan berusia 40 keatas harus melakukan cek mamografi rutin setiap tahun sekali.

Mitos 2: Benjolan adalah satu-satunya tanda kanker payudara
Ini tidak benar, bahkan 9 dari 10 benjolan payudara bukan karena kanker. Tanda-tanda yang penting untuk kanker payudara adalah iritasi kulit, sakit di sekitar daerah puting, mengelupasnya puting atau kulit payudara, dan puting keluar nanah.

Mitos 3: Memakai bra dapat memicu kanker payudara
Banyak orang berpikir bahwa memakai bra terutama saat tidur dapat menyebabkan kanker payudara karena menghambat aliran darah. Sekali lagi, sejumlah penelitian sejauh ini tidak menemukan hubungan antara penggunaan bra dan kanker payudara.

Mitos 4: Payudara yang lebih besar memiliki risiko lebih tinggi terkena kanker payudara
Tidak ada penelitian yang membuktikan hal ini sehingga terlepas dari ukuran, semua wanita berisiko sama terkena kanker payudara.

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "4 Mitos Kanker Payudara yang Tidak Terbukti"

Posting Komentar