Mantan Karyawan NSA Sarankan Tinggalkan Facebook, Google dan Dropbox



Mantan karyawab National Security Agency (NSA) Edward Snowden menyarankan pengguna internet untuk menghindari layanan yang ditawarkan oleh Facebook, Google dan Dropbox.


Snowden, yang juga dikenal sebagai aktivis privasi dan whistle blower, mengklaim bahwa Facebook, Google dan Dropbox memberikan layanan yang rentan terhadap masalah yang berkaitan dengan perlindungan data dan privasi. Meskipun ketiga layanan ini sangat populer.

Dari tempat persembunyiannya di Rusia, Edward Snowden melaporkan dalam konferensi video jarak jauh untuk acara 'The New Yorker Festival'. Dalam video tersebut, ia berbagi tips tentang cara untuk menghindari layanan internet yang memiliki potensi untuk mengambil data pengguna ini.

Lucunya, Snowden melakukan video conference dengan Google Hangouts dan Youtube, yang tidak lain milik Google, salah satu perusahaan yang ia sarankan untuk dihindari.

Sementara itu, untuk fasilitas penyimpanan berbasis cloud Dropbox, Snowden mengatakan bahwa layanan ini memiliki enkripsi yang kurang aman. Menurut Snowden, data yang dikirim dan transit menggunakan Dropbox dienkripsi dengan baik, namun perusahaan tersebut menggunakan aplikasi pihak ketiga.

Edward Snowden mengimbau agar pengguna internet harus menyadari hak-hak mereka dan bahaya layanan internet ini dapat menimbulkan privasi mereka dicuri.

Karena alasan ini, Snowden kemudian merekomendasikan pengguna untuk beralih ke layanan lain seperti RedPhone atau Silent Circle, daripada menggunakan layanan SMS default. Dia juga menyambut enkripsi yang lebih baik dari smartphone.
(sumber: globalindonesianvoices.com)

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Mantan Karyawan NSA Sarankan Tinggalkan Facebook, Google dan Dropbox"

Posting Komentar