Terima Kasih Muhammad Arsyad Karena Telah Menghina Jokowi



Berita mengenai seorang tukang tusuk sate bernama Muhammmad Arsyad yang dengan sengaja menghina presiden Jokowi dan mantan presiden Megawati rupanya masih hangat untuk diperbincangkan. Dari yang pro atas penangkapan tersebut untuk membuat efek jera, tapi ada juga yang kontra, khususnya pendukung koalisi sebelah. Sebenarnya kalau kita amati banyak dari mereka yang mengambil keuntungan dari kasus ini.

Lihat saja tiba-tiba politisi si A muncul ditipi, politisi B nongol juga ditipi atau media elektronik untuk melakukan pembelaan. Tiba-tiba juga salah satu elit partai mendatangi kediaman orang tua Arsyad untuk mensupport, yang semuanya adalah mencari muka, mencari simpati. Ngomong dimedia agar kasus ini jangan dipolitisir, dia sendiri yang melakukan hal tersebut.

Ada lagi yang mengambil keuntungan dari kasus Tukang Sate Masuk Prodeo ini, yakni para wartawan, reporter, media cetak dan yang paling senang tentunya media online!


Media online banyak diuntungkan dari kasus yang dilakukan Arsyad ini, trafik naik dan bertambahnya bahan untuk menulis. Para blogger dengan senang hati menuliskan kisah Arsyad ini. Jadi patutlah kita berterima kasih pada sosok Arsyad ini.

Arsyad, Arsyad. Lihatlah tindakan kamu, mau-maunya kamu terjebak pada situasi panas saat pemilu kemarin, kamu melakukan penghinaan (black campaign?) untuk menurunkan pamor salah satu capres, apa yang kamu dapat?
:)

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Terima Kasih Muhammad Arsyad Karena Telah Menghina Jokowi"

Posting Komentar