Ternyata Mati Suri Itu Ilmiah



Mati suri merupakan keadaan dimana seseorang mati sesaat kemudian hidup lagi. Ini banyak terjadi di beberapa negara dan juga merupakan suatu kepercayaan dari banyak orang. Para ilmuwan juga sudah membuktikan akan fenomena mati suri ini.

Dilansir dari Dailymail, studi yang dilakukan University of Southampton terhadap pasien di 15 rumah sakit di Australia, Inggris dan Amerika membuktika fenomena ini. Penelitain tersebut mengemukakan bahwa 40% pasien mengalami apa yang dinamakan dengan near-death atau mati suri.


Dr Sam Parnia, salah satu peneliti mengatakan "Bukti dari penelitian ini menunjukkan bahwa beberapa menit setelah meninggal, kesadaran seseorang tetap ada. Apakah kesadaran itu memudar setelah beberapa lama, kami belum tahu, tapi sesaat setelah kematian, kesadaran itu tidak hilang"

Seorang relawan berumur 57 tahun menceritakan ketika dia mengalami mati suri, dia seperti keluar dari tubuhnya dan melihat para dokter berusaha mengembalikan detak jantungnya. Ketika detak jantungnya kembali, diapun masuk kedalam tubuhnya. Yang diceritakan oleh relawan ini sama persis apa yang terjadi dan dilakukan oleh para dokter yang menanganinya.


Dr Sam menambahkan bahwa orang akan berhenti berfungsi ketika jantung tidak lagi berdetak, tapi pada kasus mati suri, kesadaraan tetap ada selama 3 menit setelah jantung berhenti berdetak dan otak akan mati setelah 20 sampai 30 detik jantung tidak berdetak.

Orang yang mengalami mati suri seperti berada pada dunia lain yang dipenuhi cahaya putih, sebagian lagi mengalami keadaan seperti terseret atau berada ditempat yang mengerikan sampai dia kemudian tersadar dan hidup lagi.

Di Indonesia sendiri banyak cerita mengatakan jika seseorang pernah mengalami mati suri, dia akan diperlihatkan adanya surga atau neraka, dan biasanya setelah hidup lagi mereka akan mempunyai sifat yang lebih baik karena telah memperoleh pelajaran berharga selama mati suri.

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Ternyata Mati Suri Itu Ilmiah"

Posting Komentar