Fakta Penting Orang Xhosa, Afrika Selatan



Xhosa adalah orang-orang yang nenek moyangnya pindah ke Afrika Selatan pada 1500-an. Lebih dari 8 juta orang Xhosa tinggal di provinsi Eastern Cape Afrika Selatan.

Kebanyakan orang Xhosa bergantung perekonomian dengan beternak dan bertani. Kekayaan setiap kelompok tergantung pada berapa banyak ternak yang dimilikinya. Xhosa tidak membunuh ternak mereka untuk mereka makan, meskipun mereka sering mengorbankan beberapa hewan selama upacara keagamaan. Pria Xhosa mempunyai kebiasaan poligami, yakni memiliki lebih dari satu istri pada satu waktu.

Pada tahun 1800-an terjadi eksodus orang-orang Inggris dan Belanda ke Afrika Selatan, dan orang Xhosa kalah perang dengan Inggris pada akhir 1800-an. Kekalahan mereka membuat semua peternakan hilang dan membuat kemiskinan yang parah. Kemiskinan tersebut memaksa banyak orang Xhosa bermigrasi ke kota-kota atau ke pertanian di mana mereka bekerja untuk orang kulit putih. Orang Xhosa mengalami diskriminasi parah dari orang kulit putih Afrika Selatan.

Antara pertengahan 1980-an dan pertengahan 1990-an, konflik antara Xhosa dan kelompok etnis lainnya, Zulu, menyebabkan banyak kekerasan dan ribuan kematian di antara kedua kelompok di Afrika Selatan tersebut. Sebagian besar pertempuran terjadi antara pendukung Kongres Nasional Afrika, banyak dari mereka yang Xhosa, dan anggota Partai Kebebasan Inkatha, yang kebanyakan orang Zulu. (sumber: worldbook)

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Fakta Penting Orang Xhosa, Afrika Selatan"

Posting Komentar