Kumpulan Foto dan Fakta Pembunuhan WNI di Hongkong



Pembunuhan dua WNI oleh seorang bankir Inggris bernama Rurik Jutting diapartemen mewahnya di Hongkong memang mencuat kepublik setelah pada hari Senin (3/11), Jutting menghadiri pengadilan lokal Hongkong untuk mempertanggung jawabkan tindakannya. Menurut CNN Indonesia sendiri, pembuhan ini dilakukan pada tanggal 27 Oktober 2014.

Satu korban telah dipastikan oleh kementrian luar negeri adalah WNI bernama Sumarti Ningsih, warga Cilacap. Sedangkan korban lainnya masih didalami, tapi kuat dugaan juga merupakan WNI.

Berikut ini fakta yang kami lengkapi dengan foto pembunuhan sadis di Hongkong tersebut.

1. Rurik George Caton Jutting
Rurik Jutting adala bankir berkewarganegaraan Inggris lulusan Universitas Cambridge yang pindah ke Hong Kong tahun lalu, saat ini dia bekerja untuk Bank of America Merrill Lynch. Dia didakwa melakukan pembunuhan sadis terhadap dua WNI di apartemennya di Hongkong.

2. Sumarti Ningsih

Sumarti Ningsih adalah WNI asal Cilacap yang bekerja di Hongkong yang dibunuh Rurik, Menurut laman Liputan6.com Sumarti Ningsih pergi ke Hong Kong melalui PT Arafah Bintang Perkasa. Selama 2 tahun 8 bulan, dia bekerja di wilayah bekas koloni Inggris ini. Sementara itu menurut Kementrian Luar Negeri, WNI yang dibunuh masuk ke Hongkong menggunakan visa turis.

3. Jesse Lorena alias Seneng Mujiasih
Meskipun sampai sekarang belum ada konfirmasi resmi dari kemenlu tentang identitas korban kedua, tapi beberapa media besar menyebutkan bahwa dia adalah Jesse Lorena alias Seneng Mujiasih seorang WNI asal Sulawesi, seperti diberitakan Daily Mail.

4. Masuk ke Hongkong dengan visa turis
Sementar itu menurut Juru Bicara Kementerian Luar Negeri, Michael Tene, seperti kami kutip dari CNN Indonesia, WNI tersebut masuk ke hongkong menggunakan visa turis yang berlaku hanya sebulan.

"Betul, korban masuk secara legal ke Hong Kong dengan visa turis yang berlaku selama sebulan. Dia masuk sekitar bulan Oktober, jadi seharusnya visanya habis November ini," ungkap Chalief Akbar, Konjen RI di Hong Kong yang dihubungi CNN Indonesia pada Senin (3/11).


5. Keluarga Sumarti Ningsih meminta jenazah dipulanhkan ke Indonesia
Masih menurut CNN Indonesia, Suratmi, ibu dari Sumarti Ningsih meminta jenazah anaknya agar dipulangkan.
"Saya dan keluarga mengharapkan jenazah dibawa pulang saja, tapi belum ada kepastian," ungkap Suratmi.

6. Dua kejadian pembunuhan yang melibatkan perusahaan Bank of America Merrill Lynch.
Ada hal yang menarik dari pembunuhan di Hongkong kali ini. Menurut BBC Indonesia, Rurik Jutting bekerja di Merrill Lynch, perusahaan ini juga tempat bekerjanya Robert Kissel, seorang bankir lain yang dibunuh oleh istrinya, Nancy Kissel, pada tahun 2003 juga di Hongkong.

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Kumpulan Foto dan Fakta Pembunuhan WNI di Hongkong"

Posting Komentar