Mali Umumkan Kasus Ebola Baru



Mali mengumumkan Sabtu (22/11/2014) kasus ebola baru pada seorang pria yang sekarang sedang berjuang untuk hidupnya di unit perawatan intensif di ibukota Bamako.

"Di antara dua orang yang diduga kasus yang sedang diuji, satu ditemukan negatif, yang lain positif. Ia ditempatkan di unit isolasi untuk perawatan intensif," kata kementerian kesehatan dalam sebuah pernyataan.

Mali adalah negara terbaru yang terperangkap dalam epidemi Ebola, tercatat tujuh kematian karena Ebola pada hari Kamis. Sejauh ini tidak ada orang yang telah terjangkit patogen tropical mematikan yang dapat bertahan.


Penularan ebola masuk negara ini pada bulan Oktober ketika seorang gadis berumur dua tahun yang datang dari Guinea tewas di kota Kayes barat, tanpa menyebarkan virus lebih lanjut.

Tiga minggu kemudian seorang ulama Islam, juga dari Guinea, meninggal di ibukota Bamako, menularkan virus, langsung atau tidak langsung, terhadapt sedikitnya lima orang yang semuanya sekarang juga meninggal.

Kementerian kesehatan mengatakan 310 orang berada di bawah pengawasan sebagai hasil dari rantai penularan.

Sekitar 5.500 orang tewas tahun ini di Afrika barat karena wabah Ebola - hampir semua di Guinea, Sierra Leone dan Liberia - antara lebih dari 15.000 terinfeksi.

Ebola, salah satu virus paling mematikan yang dikenal manusia, menular melalui kontak langsung dengan cairan tubuh dari orang yang terinfeksi. Mereka yang merawat orang sakit atau menangani mayat yang terinfeksi juga sangat rentan tertular.

Data terakhir menunjukkan penurunan kasus di Liberia, negara yang paling parah terkena, dan Guinea. Tapi pekan lalu, 533 kasus baru dilaporkan di Sierra Leone - jumlah mingguan tertinggi sejak epidemi dimulai di negara itu.

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Mali Umumkan Kasus Ebola Baru"

Posting Komentar