Manfaat Kuning Telur Mentah vs Kuning Telur Matang



Beberapa atlet dan binaragawan menambahkan kuning telur mentah sebagai penambah protein untuk meningkatkan kandungan gizinya. Kuning telur memiliki nutrisi yang berharga, baik dimasak maupun mentah. Namun, jika Anda makan kuning mentah, mennurut Egg Safety Center, Anda berisiko menjadi sakit jika telur terkontaminasi dengan bakteri. Oleh karena itu, mungkin lebih sehat bagi Anda untuk makan kuning telur yang dimasak daripada yang mentah.

Kontaminasi Bakteri
Telur dapat terinfeksi dengan bakteri karena mereka keluar dari tubuh ayam, yang selalu kontak dengan kotoran di tanah atau lingkungan. Inilah sebabnya mengapa telur harus dicuci dan disterilkan. Beberapa ekor ayam yang terinfeksi salmonella dalam saluran telur dapat menghasilkan telur yang terkontaminasi bakteri. Salmonella akan berada dalam telur bahkan sebelum kulit telur terbentuk, menurut MayoClinic.com.

Para penerliti di Egg Safety Center mencatat bahwa karena kuning telur kaya akan nutrisi, menjadikannya tempat paling mungkin bagi bakteri untuk berkembang. Inilah mengapa FDA dan Egg Safety Center merekomendasikan untuk anti makan telur mentah. Memasak kuning telur hingga 149 derajat Fahrenheit terbukti dapat membunuh bakteri.

Infeksi Salmonella pada manusia menyebabkan diare, kram perut dan demam dalam waktu delapan sampai 72 jam setelah makan makanan yang terkontaminasi. Gejala lain mungkin termasuk muntah, sakit kepala dan menggigil. Gejala biasanya mereda dalam 4-7 hari.

Daya Cerna:
Ketika kuning telur dimasak, protein akan menggumpal, mengubah secara fisik tetapi tidak kandungan zat gizinya. Sebuah studi yang diterbitkan dalam "Journal of Nutrition" pada tahun 1998 menemukan bahwa protein telur yang dimasak lebih mudah dicerna daripada protein telur mentah.

Kandungan Gizi:
Menurut USDA National Nutrient Database, kuning telur mengandung banyak nutrisi. Satu butir kuning telur mentah atau matang mengandung 55 kalori, 4,5 gram lemak, 2,7 gram protein, dan 0,61 gram karbohidrat. Kuning telur juga sumber yang baik dari vitamin A, vitamin D, vitamin E, vitamin B-12 dan folat. Kuning telur juga mengandung mineral, fosfor, kalium, zat besi dan kalsium.

Sebuah artikel bulan April 2012 di "Chicago Tribune" melaporkan bahwa kuning telur dianggap buruk karena mengandung kolesterol, tetapi penelitian terbaru menunjukkan bahwa telur meningkatkan tingkat HDL, atau kolesterol baik, dan hanya sedikit meningkatkan tingkat LDL, atau kolesterol buruk. Salah satu manfaat paling penting dari kuning telur adalah adanya antioksidan lutein dan zeaxanthin, karotenoid yang memberikan warna cerah kekuning-kuningan sangat bagus membantu menjaga penglihatan. Kandungan nutrisi tetap sama ketika telur telah matang, sesuai dengan database USDA National Nutrient Database. (sumber: livestrong.com)

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Manfaat Kuning Telur Mentah vs Kuning Telur Matang"

Posting Komentar