Waspada, Bungkus Deterjen Akibatkan Keracunan Pada Anak Kecil



Sebuah penelitian menerbitkan bahwa setiap hari satu anak kecil dirawat di rumah sakit di Amerika Serikat pada tahun 2012 dan 2013 karena bungkus deterjen berbentuk polong.

Kemasan deterjen dalam bentuk polong mulai muncul di rak-rak toko di AS pada awal 2010, sejak itu orang-orang lebih suka menggunakannya, tapi kenyamanan dari bungkus tersebut malah membuat anak-anak beresiko keracunan, seperti dikutip kantor berita Xinhua.

Pusat pengendali keracunan AS menerima laporan sebanyak 17.230 anak berusia 6 tahun telah menelan, menghirup, atau terkena bahan kimia dari deterjen polong pada tahun 2012 dan 2013, atau sekitar satu anak per jam, seperti yang dikatakan peneliti dari Nationwide Childrens Hospital di Columbus, Ohio.

Sebanyak 769 anak-anak dirawat di rumah sakit selama periode itu, rata-rata per hari satu anak meninggal, kata para peneliti.

Anak usia satu dan dua tahun menyumbang hampir dua pertiga kasus. Mereka biasanya menempatkan bungkus detergen tersebut kedalam mulut mereka sebagai cara untuk "mengeksplorasi" lingkungan mereka.

"Pembungkus deterjen polong kecil, berwarna-warni, dan mungkin terlihat seperti permen atau jus untuk anak kecil," Kata Marcel Casavant, kepala toksikologi di Nationwide Children Hospital.

Hampir setengah dari anak-anak muntah setelah terpapar deterjen, kata para peneliti. Efek umum lainnya yakni batuk atau tersedak, sakit mata atau iritasi, mengantuk atau kelesuan dan mata merah atau konjungtivitis.

Sebuah produsen polong deterjen terkemuka mulai mengubah kemasannya pada musim semi 2013, memperkenalkan wadah yang tidak tembus dan menambahkan kait dan label peringatan dalam pembungkus, kata para peneliti.

Namun masih banyak deterjen polong dari produsen lain terus dijual dalam bentuk wadah tembus pandang dan wadah yang mudah dibuka lainnya.

Penelitian juga menghimbau agar para orang tua lebih memilih menggunakan deterjen tradisional dariripada deterjen polong."

Studi ini dipublikasikan dalam jurnal Pediatrics AS

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Waspada, Bungkus Deterjen Akibatkan Keracunan Pada Anak Kecil"

Posting Komentar