Pengobatan Alami untuk Tekanan Darah Tinggi (Hipertensi)



Tekanan darah tinggi, juga dikenal sebagai hipertensi, merupakan masalah kesehatan yang serius yang dapat menyebabkan serangan jantung, stroke dan gagal ginjal. Pembacaan tekanan darah 140/90 mm Hg atau di atas dianggap tinggi.

Penyebab umum atau faktor hipertensi seperti obesitas, faktor genetik, minum berlebihan, asupan garam yang tinggi, kurang olahraga aerobik, stres, pil KB, penghilang rasa sakit, penyakit ginjal, dan penyakit adrenal.

Banyak obat yang sering diresepkan untuk hipertensi. Tapi Anda juga dapat membantu mengontrol dengan pengobatan alami yang sederhana. Berikut ini adalah cara alami untuk mengobati tekanan darah tinggi.

1. Lemon
Lemon membantu menjaga pembuluh darah lembut dan lentur dengan menghilangkan kekakuan apapun, tekanan darah tinggi akan berkurang. Selain itu, Anda dapat membantu menurunkan resiko gagal jantung dengan mengkonsumsi jus lemon secara teratur, karena kandungan vitamin C-nya. Vitamin C adalah antioksidan yang membantu menetralkan efek berbahaya dari radikal bebas.

Cukup minum secangkir air hangat dengan jus dari setengah lemon yang ditambahkan ke dalamnya setiap pagi saat perut kosong. Untuk hasil terbaik, jangan menambahkan garam atau gula.



2. Biji Semangka
Biji semangka mengandung senyawa yang disebut cucurbocitrin, yang membantu melebarkan pembuluh darah kapiler. Pada saat yang sama, juga membantu meningkatkan fungsi ginjal. Hal ini pada gilirannya akan mengurangi tingkat tekanan darah dan juga membantu masalah arthritis.

Sebuah studi percontohan di Florida tahun 2010 menemukan bahwa semangka dapat membantu menurunkan tekanan darah karena efek vasodilatasi nya.

Menggiling jumlah yang sama dari biji semangka kering dan biji poppy (khus khus). Konsumsi satu sendok teh campuran ini di pagi hari pada waktu perut kosong dan lagi di malam hari.

Atau, tambahkan dua sendok teh biji semangka kering yang sudah dihaluskan untuk satu cangkir air matang. Diamkan selama sekitar satu jam, kemudian saring. Konsumsi empat sendok makan air ini secara teratur sepanjang hari.

3. Bawang putih
Beberapa penelitian telah menunjukkan tekanan darah menurun karena efek bawang putih. Bawang putih membantu merelaksasi pembuluh darah dengan merangsang produksi oksida nitrat dan hidrogen sulfida.

Makan satu atau dua siung bawang putih setiap hari. Anda bisa meremukkan bawang putih dengan tangan Anda. Remukkan (pencet) siung bawang putih agar mengeluarkan hidrogen sulfida, senyawa yang meningkatkan aliran darah, menghilangkan gas dan mengurangi tekanan pada jantung. Jika Anda tidak suka makan bawang putih mentah atau jika menyebabkan sensasi terbakar, Anda bisa mengkonsumsinya bersama dengan secangkir susu.

Anda juga dapat mencampur lima atau enam tetes jus bawang putih dalam empat sendok teh air dan konsumsi dua kali sehari.

4. Pisang
Konsumsi rutin pisang dapat membantu untuk mengontrol tekanan darah tinggi. Pisang juga merupakan sumber kalium, yang mengurangi efek natrium.

Jadi, cobalah untuk makan satu atau dua buah pisang setiap hari. Bersama dengan pisang, Anda dapat mencoba aprikot kering, kismis, jus jeruk, bayam, zucchini, kentang manis panggang dan melon.

5. Seledri
Kandungan tinggi dari fitokimia 3-N-butylphthalide yang ada dalam seledri sangat membantu mengontrol tekanan darah tinggi. Phthalides membantu mengendurkan otot-otot di sekitar dinding arteri, sehingga menciptakan lebih banyak ruang dan memungkinkan darah mengalir tanpa kesulitan.

Pada saat yang sama, membantu juga mengurangi hormon stres yang menyempitkan pembuluh darah, yang memberikan kontribusi untuk tekanan darah tinggi.

Cobalah untuk makan satu tangkai seledri bersama dengan segelas air setiap hari. Jika Anda suka, Anda dapat mengunyah seledri sepanjang hari.

6. Air Kelapa
Orang dengan tekanan darah tinggi harus menjaga tubuh mereka terhidrasi dengan baik. Sangat disarankan untuk minum delapan sampai 10 gelas air setiap hari. Air kelapa sangat bermanfaat untuk menurunkan tekanan darah.

Sebuah studi tahun 2005 yang diterbitkan West Indian Medical Journal menemukan bahwa air kelapa, yang kaya akan kalium, magnesium dan vitamin C dapat membantu menurunkan tekanan darah sistolik. Bersama dengan air kelapa, Anda juga bisa menggunakan minyak kelapa saat memasak.

7. Jus Bawang Merah
Bawang juga telah ditemukan dapat menurunkan tekanan darah Anda karena kehadiran flavonol antioksidan yang disebut quercetin.

Cobalah untuk makan satu bawang merah mentah ukuran sedang setiap hari.

Anda juga dapat mencampur satu setengah sendok teh masing-masing jus bawang dan madu dan mengkonsumsinya dua kali sehari selama 1-2 minggu.

Selain menggunakan pengobatan alami sebagai bagian dari pengobatan untuk tekanan darah tinggi, adalah penting untuk mengikuti saran medis dan diet dokter Anda dan melakukan pemeriksaan rutin.

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Pengobatan Alami untuk Tekanan Darah Tinggi (Hipertensi)"

Posting Komentar