8 Makanan yang Menyebabkan Masalah Gas dan Bersendawa



Apakah Anda mempunyai masalah gas atau ingin buang angin setelah makan? Atau mendapati perut Anda kembung setelah makan? Jika iya, maka Anda perlu memeriksa makanan yang Anda makan dalam diet harian Anda.

Penyebab utama, yang umum untuk semua masalah tadi adalah pencernaan karbohidrat. Dengan mengetahui makanan yang ddapat menyebabkan gas dapat membantu Anda dalam memilih menu sehari-hari Anda dengan cara yang lebih baik.

Ketika Anda mengunyah permen keras, Anda akan menelan banyak udara ekstra

Berikut ini kami berikan contoh 10 makan yang menyebabkan gas, seperti kami kutip dari laman StyleCraze:

1. Makanan Dengan Fruktosa Tinggi
Buah sarat dengan fruktosa. Beberapa buah-buahan yang tinggi fruktosa adalah anggur, ceri, pir, apel, plum, semangka, kismis dan sebagainya. Kelebihan konsumsi buah-buahan tersebut dapat mempengaruhi kemampuan tubuh Anda untuk memecah fruktosa menjadi energi, dan ini menyebabkan masalah gas usus. Fruktosa yang tercerna berfungsi sebagai makanan bagi bakteri yang ada dalam usus besar, sehingga menghasilkan gas busuk.

2. Kacang:
Kacang dikenal dapat menyebabkan masalah gas usus. Kacang mengandung vitamin, mineral dan protein dalam jumlah yang lebih tinggi, yang sarat dengan stachyose dan rafinosa - dua jenis gula tanaman yang kompleks. Sistem pencernaan mampu menahan kedua bentuk gula tersebut. Namun, ketika mereka melewati usus besar, bakteri memakan komponen gula tersebut dan membuang gas.

Jadi, bagaimana untuk menghindari pembentukan gas dengan tetap makan kacang yang merupakan sumber utama protein untuk vegetarian? Cukup rendam kacang dan lentil dalam air selama beberapa waktu dan kemudian bilas sebelum memasak. Ini akan menurunkan jumlah gula tanaman di dalamnya dan mengurangi gas.

3. Produk Olahan Susu Dan Susu:
Intoleransi laktosa adalah masalah umum yang dihadapi oleh sekitar 20 persen orang di dunia. Intoleransi laktosa menyebabkan produk sampingan berupa emisi gas. Anda dapat menghindari masalah ini dengan membatasi asupan susu atau produk susu seperti es krim, yoghurt, mentega, krim asam dan keju.

4. Minuman berkarbonasi Dan Soda:
Berbagai jenis minuman berkarbonasi termasuk soda, bila dikonsumsi menyebabkan emisi gas dan bersendawa. Dengan mengganti soda dan minuman berkarbonasi dengan air, teh atau jus bisa menjadi pilihan yang lebih baik.

5. Perman yang Keras:
Ketika Anda mengunyah permen keras, Anda akan menelan banyak udara ekstra. Sorbitol, yang digunakan sebagai pemanis dalam permen tersebut, juga meningkatkan kemungkinan gas usus.

6. Oatmel
Oatmeal memang lezat dan makanan sehat untuk sarapan. Namun, oatmeal atau jenis lain dari produk oatmeal termasuk oat bran atau kue gandum dapat menyebabkan gas yang berlebihan karena adanya serat larut dalam jumlah yang lebih tinggi.

7. Makanan Olahan:
Makanan kemasan atau makanan olahan seperti saus salad, makanan ringan, sereal dan roti mengandung banyak bahan-bahan yang juga mencakup laktosa dan fruktosa. Kombinasi bahan ini menyebabkan peningkatan emisi gas.

8. Permen Karet:
Meskipun komponen yang digunakan untuk membuat permen karet tidak mengandung zat yang dapat menyebabkan gas, namun cara Anda mengunyah permen karer yang membuat Anda menelan lebih banyak udara. Kadang-kadang, manis permen karet yang sarat dengan konsentrasi yang lebih tinggi dari gula alkohol seperti sorbitol, Xylitol dan manitol, yang sulit untuk dicerna. Hal ini dapat menyebabkan peningkatan bersendawa dan pelepasan gas.

Demikian beberabapa makanan yang dapat membuat Anda mengeluarkan gas. Anda tidak perlu menghindari semua makanan tersebut. Anda hanya perlu membatasi asupan makanan tadi dengan porsi yang lebih kecil untuk menghilangkan masalah gas.

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "8 Makanan yang Menyebabkan Masalah Gas dan Bersendawa"

Posting Komentar