Selayaknya Zikria Tidak Dimaafkan



Untuk kesekian kalinya kasus seperti ini terjadi lagi, dimana alurnya sudah bisa ditebak. Dengan garang menghina di medsos, ditangkap dan mewek ngomong khilaf, tidak sengaja, di hack, dan lain sebagainya.

Zikria, pelaku penghinaan


Kemudian dimaafkan oleh korban.

MENGHINA WALIKOTA SURABAYA
Nama akunnya Zikria Djatil, melalui akun tersebut Pada 16 Januari 2020,  Zikria memposting penghinaan terhadap walikota Surabaya Tri Rismaharini atau yang biasa disapa Ibu Risma.
Zikria menyebut Ibu Risma sebagai kodok betina dengan menambahkan sebuah foto.
Tentu saja penghinaan ini tidak bisa diterima oleh warga Surabaya.  Menghina pemimpin mereka yang telah menjadikan Surabaya sedemikian bagusnya. Pemimpin yang bekerja, tidak hanya berkata-kata.

Salah satu ujaran kebencian oleh Zikria terhadap Ibu Risma


Di Surabaya, terjadi gelombang laporan ke kepolisian. Warga Surabaya yang terkenal dengan Bonek-nya memilih untuk menempuh jalur hukum. Padahal jika mau main hukum jalanan, Siapa yang tidak kenal bonek?
https://news.detik.com/berita-jawa-timur/d-4874704/laskar-suramadu-jawara-desak-polisi-segera-tangkap-penghina-risma

24 Januari 2020, Melihat keresahan yang terjadi pada masyarakat Surabaya dan gelombang laporan. Pemkot Surabaya, melalui Kabag Hukum Pemkot Surabaya Ira Tursilowati, sebagai penerima kuasa resmi dari Wali Kota Risma.
Akun Zikria pun resmi dilaporkan
https://news.detik.com/berita-jawa-timur/d-4872503/ini-alasan-risma-laporkan-netizen-yang-hina-dirinya

Bagi polisi menangkap seseorang dibalik akun sosial media adalah perkara yang mudah. Mereka mempunyai sumber daya untuk itu. Dan sudah terbukti.
Zikria-pun Ditangkap di Perumahan Mutiara Bogor Raya, Kelurahan Katulampa, Kota Bogor pada 31 Januari 2020.  Perempuan berjilbab inipun diboyong ke Surabaya.


MINTA MAAF.
Merengek, menangis, menyesal, mangaku khilaf, akun di hack adalah beberapa yang akan kita dengar setelah para pelaku kasus seperti ini ditangkap.
Kali ini Zikria lebih memilih kalimat “tidak berniat menghina ibu Risma.”

Zikria ketika ditangkap

"Saya selaku Zikria sangat menyesali apa yang telah saya lakukan. Karena pada dasarnya saya tidak punya niat untuk menghina Bunda Risma," kata Zikria saat dihadirkan di Polrestabes Surabaya, Senin(31/1/2020).
https://news.detik.com/berita-jawa-timur/d-4883789/zikria-penghina-wali-kota-risma-meratap-agar-dimaafkan

Zikria boleh saja berkilah bahwa apa yang dilakukannya tidak berniat untuk menghina. Tapi rasanya aneh ketika kita membaca postingan dengan bumbu foto yang dilakukan di akunnya.  Masa hal seperti itu dikatakan tidak berniat menghina.
Apalagi bila kita telusuri beberapa postingan Zikria yang dipenuhi dengan ujaran kebencian. Maka alasan Zikria ini akan membuat kita tersenyum.
Diketahui Zikria ini pengagum berat Anies Baswedan dan pengikut gerombolan 212.


MOTIF
Motif Zikria melakukan penghinaan ini karena dirinya merasa sakit hati karena Anies Baswedan (Gubernur DKI Jakarta) sering di bully banjir. Padahal Zikria sendiri adalah warga Bogor.
https://news.detik.com/berita-jawa-timur/d-4883751/ini-alasan-zikria-hina-risma-anies-sering-dibully
Lucu juga mendengar motif ini. Padahal bila kita lihat, lah memang benarkan? Jakarta dibawah kepempinan Anies seringkali banjir. Di awal tahun 2020 saja, minimal sudah tiga kali banjir parah di jakarta. Jadi ya bukan bully kalau orang mengatakan Jakarta dibawah Anies terjadi banjir. Tapi itu fakta.

Ibarat nasi sudah menjadi bubur, Zikria hanya bisa menangis atas ketololan yang ia perbuat. Apa Zikria tidak belajar dari banyak kasus penghinaan di sosial media seperti ini akan mudah sekali ditangkap? Ataukah malah Zikria malah sudah belajar dan  tahu betul bahwa biasanya kasus seperti ini akan berakhir dengan dimaafkan oleh korban?
Sudah saatnya kasus2 berulang seperti ini bukan berakhir di materai Rp.6000. Harus ada efek jera. Bukan hanya untuk si pelaku saja, tapi untuk contoh pada orang lain agar tidak melakukan hal serupa.
Apakah Ibu Risma akan memaafkan Zikria? Jika iya, ini akan membuat para produsen pembenci tertawa.



Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Selayaknya Zikria Tidak Dimaafkan"

Posting Komentar