CINA MEWARNAI DUNIA

Suku perantau terbesar didunia adalah suku Cina, suku terbanyak didunia juga Cina, menyebarnya dan membaurnya bak capcai penuh warna. Saat ini hanya Cina yg berani melawan Amerika dalam segi teknologi dan harta. Cina adalah negara terkaya dgn cadangan devisa 3.500 milyar dollar, sementara Amerika hanya 126 milyar, setara dgn Indonesia dan hutang Amerika membengkak mencapai Rp.375 kuadriliun, 103% dari PDBnya, bandingkan Indonesia 30,25% dari PDB.



Bagaimana suku Cina di Indonesia, suku yg sdh hadir di Nusantara sejak zaman kerajaan Majapahit, bahkan mungkin era dinasti Ming 1368-1644. Suku dgn talenta berdagang ini menyapu semua lini usaha, dari mulai makanan sampai kemenyan.

Suku dgn populasi 3,2 jt atau 1,2% di Indonesia ini memegang 80% putaran ekonomi, memperkerjakan jutaan buruh, dari mulai penjaga toko, buruh pabrik, pegawai kantor, sampai CEO, mereka tak pernah merengek jadi PNS yg menyusu kepada uang negara. Namun mereka tetap diteriakkan Cina dlm stigma negatif. Saya pernah bertanya kpd teman saya apa perasaannya saat dibilang Cina, jawabnya santai, mereka tak salah, kami memang orang Cina, mana mungkin ngaku orang Jawa, lagian buat apa menjawab yg tak bermanfaat, toh suku tak menjamin apa2, yg penting kita kerja dan berbagi sesama.

Jawaban logis dan lugas, bukan Arab ngaku Jawa.

Kenyataan itu hadir didunia dari mulai Afrika sampai Alaska sekarang diajari oleh Cina, Afrika sdh merasakan bgmn mereka menerima alih teknologi sampai bahasa. Kisah cinta Wang Lihong dan Suma pria Afrika yg sdh 24 thn berumah tangga, telah membuat perubahan besar di Uganda. Mereka tlh membangun lebih dari 20 sekolah mengajarkan bahasa Inggris, Jepang dan Cina, ya mereka mampu dan mau karena keduanya adalah bertitel S2 tamatan universitas ternama Jepang.

So, mari membuka mata, jangan cuma teriak Cina, belajarlah kepada orang Cina, agar kita melek mata. Jangan bangga pakai gamis, padahal sudah lama kita memakai baju Koko. Benar kata Rasullulah, BELAJARLAH sampai ke negeri Cina, sekarang kita merasakan Cina menaklukkan dunia.

Hanya saja Wang Lihong hrs bertekuk lutut kepada Suma untuk Afrika.
By: Biakto Biakto

0 Response to "CINA MEWARNAI DUNIA"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel