MERASA TERANIAYA TAPI KOK BEBAS MERDEKA?

Kaum muslim sekarang merasa dianiaya, masak sih? Terkaget saya. Lantas mengapa masih bisa bebas teriak-teriak menghujat pemerintah dan presiden yang menurut mereka kafir dan toghut? Baik di atas mobil komando saat aksi, di mimbar-mimbar masjid, maupun di media sosial?



Mengapa pula HTI dan FPI yang tidak legal tidak di OTB kan (organisasi tanpa bentuk) seperti PRD di masa Suharto? Mengapa saya masih merasa nyaman menjalankan ibadah sholat sebagai muslim? Mengapa makin banyak masjid dibangun, sementara gereja sulit berdiri?

Mengapa ibadah keagamaan umat Islam masih berjalan lancar? Mengapa ormas Islam yang menentang pemerintah (GNPF Ulama, PA 212, Bang Japar, dll) semakin banyak muncul sekarang, dan aman saja? Mengapa semakin banyak yang berhijab dan tidak masalah?

Mengapa hukum Islam sekarang digunakan di Nangroe Aceh Darussalam, yang di zaman orba sangat dilarang dan justru dibantai oleh DOM (daerah operasi militer)? Mengapa partai berbasis Islam sekarang menjadi banyak sedang di zaman orba diperas menjadi satu partai?

Terlalu banyak indikasi yang menunjukkan bahwa umat muslim di Indonesia baik-baik saja bahkan justru sangat diakomodir, mengingat penduduk muslim sebagai mayoritas di Indonesia. Presiden membantu banyak pondok pesantren, mendirikan pusat studi Islam internasional, merenovasi masjid Istiqlal, menambah kuota haji Indonesia, dll.

Jika ingin menganiaya dan bertindak otoriter bahkan totaliter terhadap umat Islam, tentu bisa dilajukan oleh pemerintah. Mengapa tidak? Jokowi sekali jentik maka anggota dewan yang mayoritas adalah koalisinya akan mendukung untuk "menertibkan" kelompok Islam.

Masih ingat zaman orba kan?

Nah, yang disebut menganiaya umat muslim itu adalah seperti apa yang dilakukan di masa orba lalu. Saat itu apakah di mimbar masjid ada yang berani bahas politik kekuasaan? Ada yang berani demo lalu menghujat menghina Suharto? Ada yang berani membentuk ormas Islam garis keras?

Jika pun ada, maka seperti sejarah yang kemudian mencatatnya. Beberapa kejadian pembantaian yang dilakukan militer orba waktu itu. Mungkin pengetahuan sejarah ini perlu diketahui oleh generasi muda yang hobi teriak takbir dan membawa bendera tauhid di sembarang tempat.

Sungguh menyesatkan dan menyedihkan asumsi di awal yang mengatakan kaum muslim sekarang teraniaya. Tanpa bekal pengetahuan yang mumpuni terkait agama dan tanah air, mereka cukup diimingi sorga dan nasi bungkus. Ini penyebab Islam tidak pernah maju.

Jika ingin membela agama dan khawatir Islam akan hancur, maka jangan salahkan orang lain. Menebarkan issue kristenisasi dan PKI serta menjual ayat-ayat untuk kepentingan politik justru akan merusak Islam sendiri yang seharusnya menjadi agama rahmatan lil alamin.

Sumber: Agung Wibawanto

0 Response to "MERASA TERANIAYA TAPI KOK BEBAS MERDEKA?"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel